Kredit Perbankan Tumbuh 9,69% Sepanjang 2025, Investasi Jadi Motor Utama

Kredit Perbankan Tumbuh 9,69% Sepanjang 2025, Investasi Jadi Motor Utama

Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan kredit perbankan mencapai 9,69% sepanjang 2025.

Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan kredit perbankan mencapai 9,69% sepanjang 2025. Pertumbuhan tersebut berada dalam kisaran prakiraan BI sebesar 8–11% (year on year/yoy).

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan, berdasarkan kelompok penggunaan, pertumbuhan kredit pada 2025 terutama didorong oleh kredit investasi yang tumbuh tinggi sebesar 21,06% (yoy). Sementara itu, kredit modal kerja tumbuh 4,52% (yoy) dan kredit konsumsi meningkat 6,58% (yoy).

Ia menyebut capaian tersebut sejalan dengan langkah pelonggaran kebijakan moneter melalui penurunan suku bunga serta penguatan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM), serta realisasi berbagai program prioritas pemerintah di tengah kondisi makroekonomi dan stabilitas sistem keuangan yang tetap terjaga.

“Pelonggaran kebijakan moneter dan penempatan SAL (Saldo Anggaran Lebih) pemerintah di perbankan perlu diikuti oleh penurunan BI-Rate untuk mendukung kredit,” ujarnya dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, Rabu (21/1/2026).

Dari sisi permintaan, BI menilai ruang ekspansi kredit masih terbuka lebar. Hal ini tercermin dari posisi fasilitas pinjaman yang belum ditarik (undisbursed loan) yang masih cukup besar, yakni mencapai Rp2.439,2 triliun pada Desember 2025 atau sekitar 22,12% dari total plafon kredit yang tersedia.

Sementara dari sisi penawaran, kapasitas pembiayaan perbankan dinilai tetap memadai. Kondisi ini ditopang oleh rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) yang relatif tinggi sebesar 28,57%, serta pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang mencapai 13,83% (yoy) pada Desember 2025.

kera4d