Pasutri Bandar Narkoba Ditangkap di Kemayoran, Polisi Sita 1,2 Kg Sabu dan 1.451 Butir Ekstasi

Pasutri Bandar Narkoba Ditangkap di Kemayoran, Polisi Sita 1,2 Kg Sabu dan 1.451 Butir Ekstasi

Penangkapan bandar narkoba

Kanit 3 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKP Abdul Muchzin GM, menyebutkan, pihaknya mengungkap kasus dugaan peredaran narkotika di wilayah Jakarta dan Bekasi. Dalam pengungkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan tiga tersangka beserta barang bukti sabu seberat 1.272,43 gram dan 1.451 butir ekstasi.

“Ada tiga orang pelaku yang diamankan di dua lokasi berbeda, yakni di wilayah Jakarta Pusat dan Kota Bekasi,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (23/1/2026).

Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat terkait adanya aktivitas peredaran narkotika yang kerap terjadi di sejumlah lokasi. Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap TW (30) dan RN (17) di pinggir jalan kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat.

Keduanya merupakan pasangan suami istri. TW berperan sebagai bandar, sementara istrinya, RN, membantu aktivitas peredaran narkotika tersebut. Dari tangan keduanya, polisi mengamankan barang bukti berupa empat unit telepon seluler, satu unit mobil, serta empat plastik klip ekstasi berisi 1.017 butir.

Berdasarkan hasil interogasi, diketahui terdapat satu orang anak buah TW yang berperan menyimpan narkotika, yakni DH (34). Polisi kemudian bergerak ke kawasan Cibubur, Kota Bekasi, dan menciduk DH di kontrakannya. Dari DH, polisi mengamankan barang bukti berupa 434 butir ekstasi, sabu dengan total berat bruto 1.272,43 gram, dua unit telepon seluler, dua unit timbangan digital, serta 16 pak plastik klip kosong yang diduga digunakan untuk pengemasan narkotika.

Dari hasil penyelidikan, ketiganya diketahui merupakan residivis kasus peredaran narkotika. Saat ini, para tersangka telah diamankan di Polda Metro Jaya guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

PHK 2025 Capai 88.519 Orang, Kemnaker Ingatkan Perusahaan Soal Kesepakatan

PHK 2025 Capai 88.519 Orang, Kemnaker Ingatkan Perusahaan Soal Kesepakatan

Sepanjang 2025, jumlah pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia mencapai 88.519 orang.

Sepanjang 2025, jumlah pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia mencapai 88.519 orang. Menyikapi kondisi ini, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengimbau perusahaan untuk mengedepankan dialog dengan pekerja sebelum mengambil keputusan PHK.

Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemnaker, Indah Anggoro Putri, mengatakan dialog antara manajemen dan pekerja menjadi langkah utama ketika perusahaan menghadapi tekanan bisnis.

“Jika bisnis sedang susah, diutamakan dialog, lalu ada kesepakatan-kesepakatan baru yang bisa dibicarakan antara manajemen dan pekerja,” katanya saat dijumpai di Kompleks Parlemen, Rabu (21/1/2026).

Menurutnya, setiap kesepakatan yang dihasilkan dari dialog perlu dilaporkan kepada pemerintah, baik melalui Kemnaker maupun dinas ketenagakerjaan di daerah. Pemerintah, lanjutnya, siap memberikan pendampingan kepada perusahaan maupun pekerja.

“Silakan dilaporkan ke kami, baik ke pemerintah pusat maupun dinas tenaga kerja. Kami dan dinas siap mendampingi,” lanjutnya.

Namun demikian, ia menekankan perusahaan tidak bisa serta-merta mengklaim mengalami kebangkrutan sebagai alasan PHK. Pemerintah akan meminta bukti yang jelas terkait kondisi keuangan dan bisnis perusahaan.

“Tapi ya disclaimer, jangan semua terus bilang bangkrut. Harus tetap dibuktikan dengan data keuangan dan bisnis,” ucapnya.

https://outsidecontrol.com

Rupiah Hampir Rp17.000, Gubernur BI: Cadangan Devisa Cukup untuk Stabilisasi

Rupiah Hampir Rp17.000, Gubernur BI: Cadangan Devisa Cukup untuk Stabilisasi

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyebut pelemahan nilai tukar Rupiah yang hampir menyentuh Rp17.000 dipengaruhi faktor global dan domestik.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyebut pelemahan nilai tukar Rupiah yang hampir menyentuh Rp17.000 dipengaruhi faktor global dan domestik. Meski begitu, Bank Indonesia memastikan cadangan devisa negara masih cukup untuk menstabilkan nilai tukar ke depan.

“Cadangan devisa kami cukup besar dan lebih dari cukup untuk melakukan stabilisasi nilai tukar rupiah,” ujarnya dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, Rabu (21/1/2026).

Dari sisi faktor global, Perry menjelaskan bahwa pelemahan nilai tukar Rupiah disebabkan kondisi geopolitik hingga kebijakan tarif resiprokal AS. Selain itu, terjadi fenomena aliran modal keluar dari negara berkembang ke negara-negara maju.

“Seperti tadi kami sampaikan, pada tahun 2026 ini terjadi net outflow USD 1,6 miliar, data hingga 19 Januari 2026,” tambahnya.

Sementara dari sisi faktor domestik, Perry mengatakan Indonesia sebagai salah satu negara berkembang menjadi korban peralihan modal asing dari negara berkembang ke negara maju. Selain itu, di dalam negeri, persepsi pasar terhadap kondisi fiskal serta pencalonan Deputi Gubernur BI yang baru juga menjadi penyebab.

Meski demikian, Perry menegaskan Bank Indonesia tidak akan ragu melakukan intervensi secara agresif di pasar keuangan untuk menjaga stabilitas nilai tukar. 

“Kami tegaskan, Bank Indonesia tidak segan-segan melakukan intervensi dalam jumlah besar, baik melalui instrumen non-deliverable forward (NDF) di luar negeri, domestic NDF (DNDF), maupun di pasar spot domestik,” tegasnya.

Kera4d

Kredit Perbankan Tumbuh 9,69% Sepanjang 2025, Investasi Jadi Motor Utama

Kredit Perbankan Tumbuh 9,69% Sepanjang 2025, Investasi Jadi Motor Utama

Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan kredit perbankan mencapai 9,69% sepanjang 2025.

Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan kredit perbankan mencapai 9,69% sepanjang 2025. Pertumbuhan tersebut berada dalam kisaran prakiraan BI sebesar 8–11% (year on year/yoy).

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan, berdasarkan kelompok penggunaan, pertumbuhan kredit pada 2025 terutama didorong oleh kredit investasi yang tumbuh tinggi sebesar 21,06% (yoy). Sementara itu, kredit modal kerja tumbuh 4,52% (yoy) dan kredit konsumsi meningkat 6,58% (yoy).

Ia menyebut capaian tersebut sejalan dengan langkah pelonggaran kebijakan moneter melalui penurunan suku bunga serta penguatan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM), serta realisasi berbagai program prioritas pemerintah di tengah kondisi makroekonomi dan stabilitas sistem keuangan yang tetap terjaga.

“Pelonggaran kebijakan moneter dan penempatan SAL (Saldo Anggaran Lebih) pemerintah di perbankan perlu diikuti oleh penurunan BI-Rate untuk mendukung kredit,” ujarnya dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, Rabu (21/1/2026).

Dari sisi permintaan, BI menilai ruang ekspansi kredit masih terbuka lebar. Hal ini tercermin dari posisi fasilitas pinjaman yang belum ditarik (undisbursed loan) yang masih cukup besar, yakni mencapai Rp2.439,2 triliun pada Desember 2025 atau sekitar 22,12% dari total plafon kredit yang tersedia.

Sementara dari sisi penawaran, kapasitas pembiayaan perbankan dinilai tetap memadai. Kondisi ini ditopang oleh rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) yang relatif tinggi sebesar 28,57%, serta pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang mencapai 13,83% (yoy) pada Desember 2025.

kera4d

Investasi Jakarta Tembus Rp270 Triliun, Serap 487 Ribu Tenaga Kerja

Investasi Jakarta Tembus Rp270 Triliun, Serap 487 Ribu Tenaga Kerja

Realisasi investasi di Jakarta mencapai Rp270 triliun pada 2025.

 Realisasi investasi di Jakarta mencapai Rp270 triliun pada 2025. Capaian ini menjadi indikator semakin kuatnya kepercayaan investor untuk berbisnis di Jakarta.

“Realisasi investasi tahun 2025 sebesar Rp270,9 triliun, ini menjadi indikator kuatnya kepercayaan investor terhadap pemerintahan Jakarta,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam konferensi pers realisasi APBD Tahun Anggaran 2025 di Balai Kota Jakarta, Rabu (21/1/2026).

Besarnya nilai investasi tersebut berbanding lurus dengan penyerapan lapangan kerja. Sepanjang 2025, investasi tersebut mampu menyerap sekitar 487.000 tenaga kerja dari berbagai sektor usaha.

“Investasi yang ada di Jakarta tersebut membuka ruang lapangan kerja kurang lebih 487.000 tenaga kerja,” ucapnya.

Pramono menjelaskan, realisasi investasi Rp270 triliun tersebut menunjukkan pertumbuhan 11,99% dibandingkan tahun sebelumnya. Investasi itu terdiri atas Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp175,3 triliun serta Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp95,6 triliun.

“Investasi tersebut memberikan kontribusi 14% terhadap total investasi nasional,” sambungnya.

https://uniquepatterns.com

Penampakan Wali Kota Madiun Maidi Kenakan Rompi Tahanan KPK

Penampakan Wali Kota Madiun Maidi Kenakan Rompi Tahanan KPK

Penampakan Wali Kota Madiun Maidi Kenakan Rompi Tahanan KPK

 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wali Kota Madiun, Maidi sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi. Penetapan tersangka ini usai Maidi terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Senin, 19 januari 2026.

Pantauan Okezone di KPK, Selasa (20/1/2026), setelah diumumkan sebagai tersangka, Maidi terlihat mengenakan rompi oranye khas tahanan KPK. Ia terlihat digiring keluar dari Gedung Merah Putih KPK sekira pukul 21.25 WIB untuk menuju rumah tahanan (rutan).

Dalam kesempatan tersebut, Maidi mengaku tidak tahu menahu soal uang Rp550 juta. Uang tersebut merupakan barang bukti yang disita KPK saat melakukan OTT.

“Apa itu, itu ndak tau saya malah,” kata Maidi di Gedung Merah Putih KPK.

Diberitakan sebelumnya, Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu menjelaskan perkara korupsi yang menyeret Maidi berkaitan dengan dugaan pemerasan dengan modus fee proyek hingga dana Corporate Social Responsibility (CSR).

Maidi ditetapkan tersangka bersama Rochim Ruhdiyanto (Pihak swasta sekaligus orang kepercayaan Maidi), Thariq Megah (Kepala Dinas PUPR Kota Madiun).

Banjir di Bekasi Makan Korban, Engkong Namat Tewas Terseret Arus

Banjir di Bekasi Makan Korban, Engkong Namat Tewas Terseret Arus

Banjir di Bekasi Makan Korban, Engkong Namat Tewas Terseret Arus

 Seorang lansia bernama Namat (79) meninggal dunia setelah terseret arus banjir di wilayah Kelurahan Aren Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat. Peristiwa ini terjadi pada Minggu (18/1/2026).

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Idham Kholid mengatakan banjir ini disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi sejak Sabtu (17/1). Belakangan, tim BPBD mendapatkan laporan adanya lansia terseret arus.

“Tim BPBD mendapat laporan adanya korban meninggal yang terseret arus di Perumnas 3, Aren Jaya, Kota Bekasi,” ujar Idham.

Idham menjelaskan, lansia itu sempat berhasil dievakuasi warga tak lama setelah terseret banjir. Nahas, nyawanya tak sempat terselamatkan.

Korban sempat diselamatkan. Namun nyawanya tidak tertolong,” tutup Idham.

Sementara, Sekretaris BPBD Kota Bekasi, Dewi Sartika menyampaikan banjir masih menggenangi wilayah Kota Bekasi di btberapa titik.

Polisi Ungkap Kronologi Dua Pria Masturbasi di Bus TransJakarta Rute 1A

Polisi Ungkap Kronologi Dua Pria Masturbasi di Bus TransJakarta Rute 1A

Ilustrasi.

 Unit VI Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana asusila yang terjadi di dalam armada Bus TransJakarta rute 1A. Pihak kepolisian telah menahan dua terduga pelaku berinisial HW dan FTR.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar, menyebutkan peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (15/1/2026) pukul 18.20 WIB di kawasan Jalan Tol Pelabuhan Gedong Panjang, Penjaringan, Jakarta Utara.

“Kami telah mengamankan dua orang pria berinisial HW dan FTR. Keduanya diduga melakukan perbuatan tidak senonoh di ruang publik yang menyebabkan seorang perempuan menjadi korban,” kata Onkoseno, Jumat (16/1/2026).

Dia menjelaskan, kasus ini berawal saat korban menaiki bus TransJakarta usai beraktivitas. Saat itu, korban berdiri bersama penumpang lainnya di dalam bus.

Tragis, Mahasiswi Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Kos Depok

Tragis, Mahasiswi Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Kos Depok

Mahasiswi tewas di Depok, Jawa Barat (Foto: Iyung Rizki/Okezone)

 Seorang mahasiswi tewas bersimbah darah di depan kamar kos di Jalan Jatimulya, Pangkalan Jati, Cinere, Kota Depok, Jawa Barat. Kejadian itu sontak menggegerkan warga setempat.

Menurut penjaga kos, Parman, korban berinisial IN merupakan mahasiswi dari salah satu kampus di wilayah Jakarta Selatan. Korban hanya kos seorang diri sejak satu tahun lalu.

“(Biasanya) Pergi kuliah, pulang sore. Darah dari muntahan dari waktu batuk di kamar mandi,” ujarnya, Rabu (14/1/2025). 

Menurut Parman, korban sempat minta tolong, namun karena kondisinya sudah parah tak dapat terselamatkan hingga akhirnya ditemukan terbaring tak bernyawa bersimbah darah.

Untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut, jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Gempa M7,1 di Talaud, 12 Rumah dan Dua Faskes Rusak

Gempa M7,1 di Talaud, 12 Rumah dan Dua Faskes Rusak

Rumah rusak akibat gempa di Talaud, Sulawesi Utara (Foto: BNPB)

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sebanyak 12 rumah dan 2 fasilitas kesehatan rusak akibat gempa magnitudo (M) 7,1 yang mengguncang Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, memastikan aktivitas masyarakat mulai berjalan kembali. Meskipun sebagian warga masih mengalami trauma, tidak terdapat korban jiwa maupun luka serius.

Sekitar 12 kepala keluarga terdampak, dengan kerusakan materiil sementara pada 12 unit rumah dan 2 fasilitas kesehatan, yang masih dalam proses verifikasi,” ujar Aam, sapaan Abdul Muhari,  Senin (12/1/2026).

Gempa terjadi pada Sabtu malam 10 Januari 2026 pukul 21.58 WIB, dengan pusat gempa berada di laut pada koordinat 3,64 Lintang Utara dan 126,98 Bujur Timur, dengan kedalaman 17 kilometer. 

Berdasarkan analisis BMKG, gempa ini tidak berpotensi tsunami. Guncangan dirasakan kuat selama 20–30 detik di Kecamatan Kabaruan, Damau, Melonguane, dan Salibabu, sehingga sempat menimbulkan kepanikan warga yang berhamburan keluar rumah. Listrik yang sempat padam kini telah kembali normal.

BMKG juga melaporkan adanya satu kali gempa susulan berkekuatan magnitudo 4,6 setelah gempa utama. BPBD Kabupaten Kepulauan Talaud terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa untuk memantau kondisi masyarakat, mengevaluasi dampak lanjutan, serta memastikan area terdampak tetap aman.

BNPB mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan waspada, menghindari bangunan yang retak atau berpotensi roboh, tidak mudah terpengaruh isu atau informasi yang tidak terverifikasi, serta selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG, BNPB, dan BPBD setempat terkait kemungkinan gempa susulan.