Banjir Sumatera Tak Ditetapkan Bencana Nasional, Ketua MPR: Pemerintah Punya Hitung-Hitungan

Banjir Sumatera Tak Ditetapkan Bencana Nasional, Ketua MPR: Pemerintah Punya Hitung-Hitungan

Banjir Sumatera Tak Ditetapkan Bencana Nasional, Ketua MPR: Pemerintah Punya Hitung-Hitungan (iNews Media Group/Achmad Al Fiqri)

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Ahmad Muzani, menilai pemerintah memiliki perhitungan dalam menetapkan status kebencanaan di Tanah Air, termasuk bencana banjir di Sumatera.

1. Pemerintah Punya Kalkulasi

“Pemerintah punya hitung-hitungan. Pemerintah punya kalkulasi tentang apakah bencana ini mau ditingkatkan menjadi status bencana nasional atau tidak,” kata Muzani saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (4/12/2025).

Muzani menilai, penanganan bencana di sejumlah titik banjir di Pulau Sematera telah membaik, seperti di Aceh, Sumatera Utara (Sumut) hingga Sumatera Barat (Sumbar).

“Memang hubungan antardesa ke antarkecamatan, antarkabupaten beberapa tempat terputus. Tetapi, hubungan yang terputus itu mulai ada connecting. Teman-teman polisi, tentara, BNPB, serta para relawan juga bekerja keras,” ucap Muzani.

Ia bangga dengan sikap proaktif masyarakat untuk membantu korban bencana di sana.

“Yang membanggakan bagi kami juga adalah partisipasi masyarakat yang dilakukan untuk memberi empati, simpati, support, dukungan juga luar biasa di tiga provinsi itu. Tentu ini adalah sebuah modal bagi kita,” katanya.

Joko Widodo Pimpin Task Force BRIN Tangani Bencana Sumatera

Joko Widodo Pimpin Task Force BRIN Tangani Bencana Sumatera

Bencana Sumatera (foto: dok BNPB)

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Task Force Penanggulangan Bencana bergerak cepat memberikan dukungan riset dan teknologi bagi penanganan banjir serta tanah longsor yang terjadi di beberapa wilayah Sumatera Utara dan Aceh. 

Dalam hal ini, BRIN menunjuk Joko Widodo untuk memimpin Task Force Penanggulangan Bencana. Tapi, bukan Joko Widodo Presiden ke-7 RI, melainkan peneliti BRIN yang ahli dalam bidang geografi, radar dan sains lingkungan.

Ketua Task Force BRIN, Joko Widodo, menegaskan bahwa langkah-langkah strategis segera diaktifkan untuk memastikan kontribusi nyata lembaga riset nasional dalam proses pemulihan.

“Task Force telah mengaktifkan sejumlah unit reaksi cepat, mulai dari pemetaan satelit, penyediaan air bersih dan air siap minum, hingga mobilisasi tenaga kesehatan dan layanan psikososial. BRIN hadir melalui pendekatan ilmiah. Kami mengoptimalkan seluruh kemampuan riset, teknologi, dan sumber daya manusia untuk membantu masyarakat,” ujar Joko Widodo dalam rapat internal pada Minggu 30 September 2025, ditulis berdasarkan keterangan BRIN.

SPPG Aceh Distribusikan Ratusan Ribu Paket MBG untuk Korban Bencana Banjir

SPPG Aceh Distribusikan Ratusan Ribu Paket MBG untuk Korban Bencana Banjir

SPPG Aceh Distribusikan Ratusan Ribu Paket MBG untuk Korban Bencana Banjir/ist

Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh, membuat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Aceh mengalihkan sementara distribusi paket makan bergizi gratis. Sebanyak 52 SPPG Aceh telah membagikan 185.049 paket MBG kepada korban bencana hingga, Sabtu (29/11/2025).

“Dari 11 kabupaten/kota yang terdampak banjir terdapat 52 SPPG yang beroperasi. Total paket MBG yang didistribusikan pada tanggal 26, 27 dan 28 November ini kepada korban banjir sebanyak 185.049 ribu paket MBG,” kata Kepala Regional Badan Gizi Nasional (BGN) Aceh, Mustafa Kamal.

Adapun rincian distribusi paket MBG di wilayah aceh meliputi Kabupaten Pidie sebanyak 3.202 paket; ⁠⁠Kabupaten Aceh Tengah (772 paket); Kabupaten Bireun (101.817); Kabupaten Aceh Utara (7.949 paket); Kabupaten ⁠Lhokseumawe (7.700 paket); dan Subulussalam (8.115 paket).

Dia juga mengungkapkan sejumlah daerah di Aceh yang belum bisa disalurkan bantuan paket MBG karena jaringan masih terputus. Daerah itu meliputi Kabupaten Pidie Jaya; Kabupaten Aceh Timur.

Selanjutnya, Kabupaten Langsa; Kabupaten Aceh Tamiang; Kabupaten Aceh Tenggara; dan Kabupaten Bener Meriah.

Sejak hari pertama terjadi bencana di wilayah Sumatera, Presiden RI Prabowo Subianto langsung menginstruksikan jajarannya untuk mempercepat pemulihan.

Terima Keppres Rehabilitasi, KPK Bebaskan Ira Puspadewi Hari Ini?

Terima Keppres Rehabilitasi, KPK Bebaskan Ira Puspadewi Hari Ini?

Ira Puspadewi (Foto: IMG)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima salinan Keputusan Presiden (Keppres) terkait rehabilitasi tiga direksi PT ASDP yang menjadi terpidana dalam perkara korupsi akuisisi PT Jembatan Nusantara (JN).

Tiga mantan direksi yang menjadi terpidana dan menerima rehabilitasi dari Presiden Prabowo Subianto di antaranya Ira Puspadewi (mantan Direktur Utama PT ASDP), Muhammad Yusuf Hadi (mantan Direktur Komersial dan Pelayanan PT ASDP), dan Harry Muhammad Adhi Caksono (mantan Direktur Perencanaan dan Pengembangan PT ASDP).

Hal itu dikonfirmasi Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. Salinan Keppres itu telah diantarkan Kementerian Hukum pada Jumat (28/11/2025) pagi.

“Surat (salinan Keppres) sudah diterima,” ucap Budi saat dikonfirmasi.

Kini, KPK akan langsung memproses surat itu. Budi belum merinci apa saja dampak hukum terkait rehabilitasi sesuai dengan Keppres tersebut.

Ira Puspadewi Direhabilitasi, KPK Sebut Perkara Bos PT Jembatan Nusantara Tetap Berlanjut

 Ira Puspadewi Direhabilitasi, KPK Sebut Perkara Bos PT Jembatan Nusantara Tetap Berlanjut

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu (foto: Okezone)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan, perkara yang menjerat pemilik PT Jembatan Nusantara, Adjie, tetap berlanjut. Pernyataan ini disampaikan merespons rehabilitasi eks Direktur Utama PT ASDP, Ira Puspadewi, beserta dua rekannya.

“Pak Adjie masih dalam proses penyidikan saat ini, jadi perkaranya tetap lanjut,” kata Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, Rabu (26/11/2025).

Asep menegaskan, bahwa rehabilitasi hanya diberikan kepada Ira, Yusuf Hadi (mantan Direktur Komersial dan Pelayanan), dan Harry Muhammad Adhi Caksono (mantan Direktur Perencanaan dan Pengembangan).

“Yang direhabilitasi hanya tiga orang dari ASDP, yaitu Bu Ira dan kawan-kawan,” ujarnya.

Gempa M5,2 Guncang Blitar Jawa Timur

Gempa M5,2 Guncang Blitar Jawa Timur

Ilustrasi gempa

Gempa berkekuatan Magnitudo 5,2 mengguncang wilayah Blitar, Jawa Timur, pada Senin (24/11/2025). Pusat gempa berada di laut.

“Kedalaman 10 Km,” tulis BMKG melalui laman resminya.

BMKG menyebutkan pusat gempa berada di laut 141 km Barat Daya Kabupaten Blitar. Lokasi koordinat gempa terjadi pada pukul 03.40 WIB itu berada pada 9,35 LS – 111,85 BT.

“Saran BMKG: Hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi,” imbuhnya.

Bapemperda Akui Ranperda KTR DKI Jakarta Sulit Diimplementasikan

Bapemperda Akui Ranperda KTR DKI Jakarta Sulit Diimplementasikan

Ranperda Kawasan Tanpa Rokok (foto: freepik)

Wakil Ketua Bapemperda DKI Jakarta, Jhonny Simanjuntak mengaku Ranperda Kawasan Tanpa Rokok (KTR), termasuk larangan penjualan rokok radius 200 meter dari satuan pendidikan dan tempat bermain anak, sulit diimplementasikan.

“Sangat sulit nanti mengatur pedagang. Bagaimana jika usaha mereka lebih dahulu ada dari sekolah? Nah, makanya saya sampaikan di Rapat Bapemperda tadi,” kata Jhonny, Jumat (21/11/2025).

Dikarenakan susah untuk diterapkan, Jhonny memproyeksikan pasal pelarangan penjualan bisa berujung bentrok dengan aparat penegak hukum.

“Perda ini bisa tumpul. Tidak perlu diatur sebegitunya. Siapa juga yang bisa menegakkannya? Satpol PP? Jangan jadi ide gagah-gagahan tapi tercabut dari realita,” tuturnya.

Sementara itu, Dewan Pembina Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), Ngadiran, menegaskan bahwa pihaknya menolak pasal pelarangan penjualan yang difinalisasi Pansus Ranperda KTR DPRD DKI Jakarta.

“Pasal larangan penjualan rokok radius 200 meter dari satuan pendidikan dan tempat bermain anak, sampai perluasan kawasan tanpa rokok di pasar rakyat, sama saja dengan menghilangkan mata pencaharian pedagang pasar yang semakin hari semakin tergerus,” ucap Ngadiran.

Menag: Tantangan di Era Post Truth Menuntut Pembaruan Metodologi Tafsir

Menag: Tantangan di Era Post Truth Menuntut Pembaruan Metodologi Tafsir

Menag: Tantangan di Era Post Truth Menuntut Pembaruan Metodologi Tafsir

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyebut, bahwa tantangan era post truth menuntut pembaruan metodologi tafsir agar tetap relevan menjawab kompleksitas zaman. Hal itu diungkapkannya saat membuka Ijtimak Ulama Tafsir Alquran di Jakarta.

‘’Dulu kebenaran mudah dirujuk, apa kata Alquran, apa kata Alkitab, atau apa kata ulama. Namun kini, kekuatan media dan politik dapat menenggelamkan kebenaran sejati,” ujarnya di Jakarta, dikutip Kamis (20/11/2025).

Nasaruddin juga  mengkritik kecenderungan metode deduktif dalam penafsiran (dari langit ke bumi). Dia juga mendorong penggunaan pendekatan induktif (dari bumi ke langit). Pendekatan ini mengedepankan upaya membaca realitas sosial terlebih dahulu sebelum dikonfirmasi pada teks suci.

“Alquran dimulai dengan Iqra’ bismi rabbik. Iqra’ itu induktif, bismi rabbik itu deduktif. Keduanya harus dipadukan,” jelasnya.

Dia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara rasio dan rasa dalam memahami ayat-ayat Alquran. Menurutnya, ada ayat yang dijelaskan melalui konsentrasi intelektual, tetapi ada pula yang hanya dapat dipahami melalui kontemplasi.

“Perkawinan rasio dan rasa itulah yang akan melahirkan tafsir yang membumi dan menyentuh dimensi batin manusia,”ujarnya.

Prakiraan Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Berawan Tebal hingga Hujan

Prakiraan Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Berawan Tebal hingga Hujan

Jabodetabek diprakirakan hujan (foto: Okezone)

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah Jabodetabek pada Selasa, (18/11/2025) didominasi oleh berawan tebal dengan potensi hujan di sejumlah daerah.

Masyarakat diminta mewaspadai peluang hujan yang disertai kilat atau petir serta angin kencang terutama menjelang siang hingga sore hari.

Pada pagi hari, kondisi masih didominasi awan tebal. Hujan ringan berpeluang turun di wilayah Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kota Depok, Kab./Kota Bekasi, Kab./Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kab./Kota Bogor.

Memasuki siang dan sore hari, cuaca berawan tebal masih berlanjut, namun intensitas hujan diperkirakan meningkat di beberapa daerah. Hujan ringan berpotensi terjadi di Kepulauan Seribu, seluruh wilayah Jakarta, Kab./Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kota Bogor.

Sementara itu, hujan ringan hingga sedang berpeluang terjadi di Kota Depok, Kab./Kota Bekasi, dan Kab./Kota Bogor.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan disertai petir dan angin kencang pada menjelang siang hingga sore hari di sebagian besar wilayah Jabodetabek. Warga diminta berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan dan mengantisipasi kemungkinan gangguan perjalanan.

hipmibelu.org

Cuaca Hari Ini: Jabodetabek Berpotensi Diguyur Hujan Petir

Cuaca Hari Ini: Jabodetabek Berpotensi Diguyur Hujan Petir

Jabodetabek diprakirakan hujan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)
memprakirakan cuaca di wilayah Jabodetabek pada Minggu (16/11/2025), akan didominasi kondisi berawan tebal hingga hujan di sejumlah wilayah.

Pada pagi hari, kondisi cuaca kembali berawan sampai berawan tebal dan potensi hujan ringan diperkirakan terjadi di Kepulauan Seribu, Kota Bogor, dan Kabupaten Bogor.

Lalu pada siang hingga sore hari, BMKG memprediksi cuaca berawan tebal dengan potensi hujan ringan hingga sedang di sebagian besar wilayah Jabodetabek. Periode ini menjadi waktu dengan potensi gangguan cuaca paling tinggi.

BMKG mengimbau masyarakat untuk waspada potensi hujan yang dapat disertai kilat/petir, dan angin kencang pada siang hingga sore hari di sebagian besar wilayah Jabodetabek.

Masyarakat diharapkan berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan dan mewaspadai pohon tumbang maupun genangan air.