Polisi Ungkap Kronologi Dua Pria Masturbasi di Bus TransJakarta Rute 1A

Polisi Ungkap Kronologi Dua Pria Masturbasi di Bus TransJakarta Rute 1A

Ilustrasi.

 Unit VI Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana asusila yang terjadi di dalam armada Bus TransJakarta rute 1A. Pihak kepolisian telah menahan dua terduga pelaku berinisial HW dan FTR.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar, menyebutkan peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (15/1/2026) pukul 18.20 WIB di kawasan Jalan Tol Pelabuhan Gedong Panjang, Penjaringan, Jakarta Utara.

“Kami telah mengamankan dua orang pria berinisial HW dan FTR. Keduanya diduga melakukan perbuatan tidak senonoh di ruang publik yang menyebabkan seorang perempuan menjadi korban,” kata Onkoseno, Jumat (16/1/2026).

Dia menjelaskan, kasus ini berawal saat korban menaiki bus TransJakarta usai beraktivitas. Saat itu, korban berdiri bersama penumpang lainnya di dalam bus.

Tragis, Mahasiswi Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Kos Depok

Tragis, Mahasiswi Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Kos Depok

Mahasiswi tewas di Depok, Jawa Barat (Foto: Iyung Rizki/Okezone)

 Seorang mahasiswi tewas bersimbah darah di depan kamar kos di Jalan Jatimulya, Pangkalan Jati, Cinere, Kota Depok, Jawa Barat. Kejadian itu sontak menggegerkan warga setempat.

Menurut penjaga kos, Parman, korban berinisial IN merupakan mahasiswi dari salah satu kampus di wilayah Jakarta Selatan. Korban hanya kos seorang diri sejak satu tahun lalu.

“(Biasanya) Pergi kuliah, pulang sore. Darah dari muntahan dari waktu batuk di kamar mandi,” ujarnya, Rabu (14/1/2025). 

Menurut Parman, korban sempat minta tolong, namun karena kondisinya sudah parah tak dapat terselamatkan hingga akhirnya ditemukan terbaring tak bernyawa bersimbah darah.

Untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut, jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Gempa M7,1 di Talaud, 12 Rumah dan Dua Faskes Rusak

Gempa M7,1 di Talaud, 12 Rumah dan Dua Faskes Rusak

Rumah rusak akibat gempa di Talaud, Sulawesi Utara (Foto: BNPB)

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sebanyak 12 rumah dan 2 fasilitas kesehatan rusak akibat gempa magnitudo (M) 7,1 yang mengguncang Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, memastikan aktivitas masyarakat mulai berjalan kembali. Meskipun sebagian warga masih mengalami trauma, tidak terdapat korban jiwa maupun luka serius.

Sekitar 12 kepala keluarga terdampak, dengan kerusakan materiil sementara pada 12 unit rumah dan 2 fasilitas kesehatan, yang masih dalam proses verifikasi,” ujar Aam, sapaan Abdul Muhari,  Senin (12/1/2026).

Gempa terjadi pada Sabtu malam 10 Januari 2026 pukul 21.58 WIB, dengan pusat gempa berada di laut pada koordinat 3,64 Lintang Utara dan 126,98 Bujur Timur, dengan kedalaman 17 kilometer. 

Berdasarkan analisis BMKG, gempa ini tidak berpotensi tsunami. Guncangan dirasakan kuat selama 20–30 detik di Kecamatan Kabaruan, Damau, Melonguane, dan Salibabu, sehingga sempat menimbulkan kepanikan warga yang berhamburan keluar rumah. Listrik yang sempat padam kini telah kembali normal.

BMKG juga melaporkan adanya satu kali gempa susulan berkekuatan magnitudo 4,6 setelah gempa utama. BPBD Kabupaten Kepulauan Talaud terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa untuk memantau kondisi masyarakat, mengevaluasi dampak lanjutan, serta memastikan area terdampak tetap aman.

BNPB mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan waspada, menghindari bangunan yang retak atau berpotensi roboh, tidak mudah terpengaruh isu atau informasi yang tidak terverifikasi, serta selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG, BNPB, dan BPBD setempat terkait kemungkinan gempa susulan.

70 Anak Terpapar Konten Kekerasan, Densus 88: Mayoritas Korban Bullying dan Keluarga Broken Home

70 Anak Terpapar Konten Kekerasan, Densus 88: Mayoritas Korban Bullying dan Keluarga Broken Home

Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri Kombes Pol Mayndra Eka Wardhana

 Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengungkapkan sebanyak 70 anak di 19 provinsi teridentifikasi terpapar konten kekerasan yang berujung ekstremisme, akibat pengaruh konten media sosial berjejaring global bernama True Crime Community (TCC). Sebagian besar dari mereka telah menjalani pembinaan oleh kepolisian.

“Kurang lebih 67 orang sudah dilakukan asesmen, pemetaan, konseling, dan pembinaan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan di masing-masing wilayah,” kata Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Pol Mayndra Eka Wardhana, Rabu 7 Januari 2026.

Puluhan anak yang terpapar muatan kekerasan TCC tersebut berusia 11 hingga 18 tahun, atau berada pada masa transisi dari SMP ke SMA. Kepolisian mengidentifikasi, anak-anak yang terpapar konten TCC sebagian besar merupakan korban perundungan (bullying).

Selain itu, Mayndra menyebutkan bahwa mayoritas anak yang terpapar konten TCC berasal dari keluarga tidak harmonis atau orang tua yang telah bercerai, serta anak-anak yang tumbuh tanpa orang tua akibat meninggal dunia.

Presiden Prabowo Ungkap MBG Sudah Jangkau 55 Juta Penerima pada Awal 2026

Presiden Prabowo Ungkap MBG Sudah Jangkau 55 Juta Penerima pada Awal 2026

Presiden Prabowo Ungkap MBG Sudah Jangkau 55 Juta Penerima pada Awal 2026 (tangkapan layar)

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah menjangkau sekitar 55 juta penerima pada awal 2026. 

1. 55 Juta Penerima

Ia menyampaikan hal itu saat menghadiri Perayaan Natal Nasional 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, Senin (5/1/2026) malam.

“Hari ini sudah 55 juta (penerima MBG-red). 55 juta penerima manfaat Indonesia,” kata Prabowo.

Prabowo menyampaikan, jumlah itu setara dengan memberi makan 8 kali negara Singapura. 

Berarti itu sama dengan memberi makan 8 kali Singapura. Tiap hari kita beri makan 55 juta, 55 juta mulut,” ujar Prabowo. 

Ia menuturkan, perkembangan penerima ini pun jauh lebih cepat dari negara-negara lain, tak terkecuali Brasil. Di Brasil, lanjut dia, penerima makan bergizi mampu mencapai 40 juta dalam 11 tahun. 

“Presiden Brasil sampaikan ke saya, mereka capai 40 juta dalam 11 tahun, kita 55 juta dalam satu tahun. Karena kita mulai 6 Januari 2024 hari ini 5 Januari 2026,” ucap Prabowo. 

Indonesia Pantau Situasi di Venezuela Pasca Serangan AS, Pastikan Semua WNI Aman

Indonesia Pantau Situasi di Venezuela Pasca Serangan AS, Pastikan Semua WNI Aman

Asap mengepul dari sejumlah wilayah di Caracas, Venezuela pasca serangan AS. (Foto: X)

 Pemerintah Indonesia memantau secara saksama situasi yang terjadi di Venezuela, usai Amerika Serikat (AS) melancarkan agresi militer ke negara Amerika Latin tersebut dan menculik Presiden Nicolás Maduro. Kedutaan Besar RI di Caracas juga memastikan kondisi dan keselamatan warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Venezuela.

“Saat ini, seluruh WNI di Venezuela dilaporkan dalam keadaan aman. Pemerintah Indonesia mengimbau para WNI untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta terus menjalin komunikasi dengan KBRI Caracas,” demikian disampaikan Kementerian Luar Negeri RI dalam pernyataan di X, Sabtu (3/1/2026).

Sebagaimana diberitakan, AS melancarkan serangan ke ibu kota Venezuela, Caracas, pada Sabtu dini hari, mengebom sejumlah target militer dan sipil. Presiden AS Donald Trump juga menyatakan telah menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro dan membawanya ke AS untuk diadili.

Insiden seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya dan berpotensi menyeret konflik lebih luas, bahkan hingga skala global. Terkait hal ini, Indonesia meminta semua pihak untuk mengedepankan langkah damai dan dialog.

Prabowo Minta Segera Fungsikan Sekolah, Puskesmas dan RS di Lokasi Bencana Sumatera

Prabowo Minta Segera Fungsikan Sekolah, Puskesmas dan RS di Lokasi Bencana Sumatera

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Dok/Binti M)

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemulihan fasilitas umum menjadi salah satu prioritas utama pemerintah dalam penanganan pascabencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Ia menekankan agar fasilitas pendidikan serta layanan kesehatan dapat segera kembali berfungsi demi melayani masyarakat terdampak.

“Saya juga minta perhatian bahwa kalau bisa sekolah-sekolah juga diperhatikan, begitu pula puskesmas dan rumah sakit-rumah sakit, supaya bisa berfungsi secepatnya kembali,” kata Prabowo dalam rapat koordinasi saat meninjau pembangunan hunian Danantara di Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026).

Prabowo mengapresiasi peran Danantara yang dinilainya bergerak cepat membantu pemulihan pascabencana. Danantara direncanakan akan membangun hingga 15.000 unit hunian bagi warga terdampak bencana.

“Jadi hari ini, umpamanya Danantara membuktikan dalam delapan hari bisa membangun 600 hunian yang menurut saya cukup baik,” ujar Prabowo.

Prabowo juga mengingatkan pentingnya koordinasi lintas lembaga agar proses pemulihan berjalan efektif dan tidak terjadi tumpang tindih program di lapangan. Ia meminta Danantara untuk berkoordinasi secara intensif dengan BNPB dan pemerintah daerah.

“Saya minta Danantara koordinasi dekat dengan BNPB dan pemerintah daerah, dengan gubernur dan bupati masing-masing, supaya tidak tumpang tindih. Jadi nanti jelas koordinasinya, di titik mana, siapa yang membangun,” tuturnya.

Kapolri Minta Anak Buah Tak Baper Sikapi Istilah ‘No Viral No Justice’

Kapolri Minta Anak Buah Tak Baper Sikapi Istilah 'No Viral No Justice'

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Foto: Biro Setpres)

 Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan personel kepolisian harus bergerak atau merespons cepat segala bentuk pengaduan dari masyarakat.

Menurutnya, respons cepat tersebut diperlukan untuk menghindari munculnya fenomena “no viral no justice” di media sosial. Fenomena itu muncul akibat lambatnya penanganan oleh polisi.

“Bagaimana polisi bisa respons cepat terhadap segala macam bentuk pengaduan, jangan sampai selalu muncul istilah no viral no justice,” kata Sigit, dikutip Rabu (31/12/2025).

Lebih lanjut, Sigit menekankan Polri selalu bekerja, terlepas dari viral atau tidaknya suatu kasus. Ia pun meminta agar polisi tidak bersikap berlebihan atau baper ketika muncul istilah “no viral no justice”.

“Karena memang fenomenanya sedang seperti ini. Kita tidak boleh kemudian baperan. Namun bagaimana ke depan, apa yang menjadi harapan masyarakat, apa yang menjadi keluhan masyarakat, khususnya netizen, ini bisa kita tindak lanjuti sesuai dengan apa yang diharapkan oleh masyarakat,” ujar Sigit.

Sementara itu, Sigit meminta agar seluruh jajaran kepolisian semakin responsif dan terus melakukan pembenahan ke depan. Ia juga mengingatkan agar tidak merusak hal-hal baik yang telah dibangun di tubuh Polri.

“Termasuk tadi ada pesan jangan sampai yang sudah baik, kita rusak lagi,” pungkasnya.

Kas138

Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU Bertemu, Gus Ipul: Alhamdulillah Kita Guyub Rukun

Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU Bertemu, Gus Ipul: Alhamdulillah Kita Guyub Rukun

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (foto: dok ist)

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa pertemuan antara Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan serta menjaga keharmonisan di internal kepengurusan NU.

Silaturahmi Syuriyah–Tanfidziyah tersebut berlangsung di Pesantren Miftachussunnah, Jalan Kadungtarukan Nomor 100, Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Minggu 28 Desember 2025. Gus Ipul menjelaskan, kegiatan utama pertemuan itu diisi dengan pembacaan shalawat dan makan bersama.

“Alhamdulillah hari ini kita bisa guyub, rukun, makan bersama, shalawatan. Soal ke depan bagaimana, nanti akan ada penjelasan lanjutan,” kata Gus Ipul, Senin (29/12/2025).

Gus Ipul juga menjelaskan, terkait Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama masih menunggu keterangan resmi dari Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf.

Ia mengimbau seluruh warga Nahdliyin untuk bersabar dan menunggu pernyataan resmi dari kedua tokoh tersebut.

“Soal Muktamar nanti akan dibicarakan lebih lanjut. Untuk waktunya, menunggu penjelasan dari Kiai Miftach dan Gus Yahya,” ujarnya.

Kecelakaan Besar Libatkan 50 Kendaraan Terjadi di Tol, Api Berkobar Hebat

Kecelakaan Besar Libatkan 50 Kendaraan Terjadi di Tol, Api Berkobar Hebat

Kecelakaan Besar Libatkan 50 Kendaraan Terjadi di Tol, Api Berkobar Hebat (NHK)

 Tabrakan beruntun melibatkan 50 kendaraan terjadi di jalan tol di Jepang. Satu orang tewas dan puluhan lainnya terluka dalam kecelakaan lalu lintas tersebut. 

1. 50 Kendaraan Tabrakan Beruntun

Polisi mengatakan telah terjadi kecelakaan lalu lintas besar di wilayah utara Tokyo. Polisi mengatakan seorang wanita tewas dan setidaknya 26 orang lainnya luka-luka, lima di antaranya luka serius, melansir NHK, Sabtu (27/12/2025). 

Polisi menerima panggilan sekitar pukul 19.30 pada Jumat tentang tabrakan antara dua truk di Jalan Tol Kan-etsu di Kota Minakami, Prefektur Gunma.

Mereka mengatakan, kecelakaan itu menyebabkan tabrakan beruntun dan melibatkan lebih dari 50 kendaraan. 

Beberapa kendaraan terbakar. Api berhasil dipadamkan sekitar tujuh setengah jam kemudian,” katanya.

Peringatan salju lebat berlaku pada saat itu, dan dilaporkan ada salju di jalan. Polisi percaya kondisi tersebut mungkin menjadi faktor penyebab kecelakaan.

Pada pukul 02.00 Sabtu, jalan tol ditutup di kedua arah antara Persimpangan Yuzawa di Prefektur Niigata dan Persimpangan Tsukiyono di Prefektur Gunma. Saat ini belum jelas kapan penutupan akan dicabut.